Rasanya memang tepat jika Kabupaten Kulon Progo dijuluki sebagai “Jewel of Java”. Begitu banyak potensi yang dimiliki, khususnya potensi wisata meskipun masih harus terus diasah agar nantinya menjadi berlian.

Deretan perbukitan karst yang tertutup vegetasi subur khas Menoreh tak hanya menyajikan hijau zamrud yang menghipnotis mata namun juga menyimpan surga dalam bentuk lorong-lorong di perut bumi dan air terjun memukau yang alami.

Tak hanya Menoreh yang menjadi daya tarik Kulon Progo, Pantai Glagah juga memiliki magnet tersendiri di banding pantai-pantai di selatan Jawa lainnya. Berada di bagian paling barat Jogja dengan jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan saja dari pusat kota, menjadikan Kulon Progo sebagai salah satu destinasi wisata yang tepat untuk dikunjungi.

Jika masih bingung, berikut ini kami akan bagikan 5 destinasi wisata paling seru di Kulon Progo.

Gunung Gajah

Puncak-puncak tinggi dari garis Perbukitan Menore menjanjikan panorama yang menakjubkan. Perbukitan berbentuk kepala gajah ini menjadi salah satu tempat yang menarik untuk menikmati relief alam yang memukau, terutama untuk Waduk Sermo yang dikelilingi oleh rangkaian perbukitan Menoreh.

Dua observatorium sederhana dibangun di sana oleh penduduk. Keduanya bisa digunakan untuk memanjakan mata di ketinggian berbeda. Dari arah selatan hingga timur laut terlihat jelas Kota Wates, perbukitan kawasan Gunungkidur, dan Kota Yogyakarta dari atas.

Bahkan dalam cuaca cerah tanpa kabut, Anda dapat melihat cakrawala yang membatasi langit biru dan Samudra Hindia di ujung selatan observatorium kedua, yang berjarak sekitar 810 meter.

Baca juga : Pilihan Investasi Syariah Sukuk

Waduk Sermo

Waduk Sermo merupakan satu-satunya waduk yang ada di Yogyakarta. Hijaunya Perbukitan Menoreh sangat mempesona dan terlihat seperti danau alami dari kejauhan. Untuk menikmati keindahannya, Anda bisa berkeliling atau menyewa perahu wisata dan berjalan kaki di kedua sisinya. Selain tempat wisata, waduk ini juga menjadi tujuan populer para pemancing.

“Setan Merah” adalah jenis ikan yang biasa mencuri makanan dari para pemancing karena jenis ikan predator ini hidup di waduk. Waduk Sermo juga terkenal dengan sunsetnya yang mempesona, sehingga tak heran banyak orang menghabiskan sore hari di sini

Baca juga : Tentang saham syariah

Pantai Graga

Pantai Graga Pantai Graga adalah pantai paling terkenal di Klong Progo. Laguna dan pemecah gelombangnya merupakan atraksi unik yang tidak ditemukan di pantai-pantai lain di Yogyakarta. Pemecah gelombang di kiri dan kanan dermaga berbentuk tetrapoda tampak siap menghadapi ganasnya ombak Laut Indonesia dan di atas Tetrapoda, pemancing biasanya melempar kail dan menunggu ikan memakan umpan.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Graga adalah saat bulan baru dan air pasang. Pada saat ini, Anda dapat melihat ombak menarik di pantai ini. Ombak bergulung dengan kencang, bertabrakan dengan Tetrapoda dan menyebabkan gelembung terbang ke dermaga. Rasanya seperti hujan tiba-tiba ketika saya di sekitar, tetapi airnya terasa asin.

Kelihatannya menyenangkan, tapi berenang di pantai ini sangat tidak disarankan. Ombak di pantai selatan Yogyakarta ditandai dengan ombak besar serta ombak terbalik yang ditarik ke arah laut, membuat berenang sangat berbahaya.

Tapi jangan kecewa. Anda bisa menikmati keseruan bermain air di Graga Beach Lagoon. Ada banyak kendaraan di sekitar laguna, termasuk perahu bebek, kano, dan perahu nelayan. Suasana senja yang indah dari dermaga pantai juga harus dilihat. Bagi penggemar fotografi, pemandangan ombak pecah dari Tetrapoda dengan latar belakang matahari terbenam terlalu indah untuk diabadikan. Lihat alamat dan peta Pantai Graga

Baca juga : Yuk kenali lebih lanjut hiperinflasi

Air Terjun Grojogan Sewu

Nama Grojogan Sewu dikenal sebagai air terjun yang terkenal di Jawa Tengah. Namun siapa sangka Yogyakarta memiliki air terjun dengan nama yang mirip? Air Terjun Grojogan Sewu terletak di Kabupaten Kronprogo di Dusun Beten di desa Jatimryo di Girimryo, Yogyakarta. Dinamakan demikian karena ada banyak aliran deras yang harus dilalui air sebelum jatuh ke kolam alami di bawahnya.

Dan itu membuatnya terlihat seperti beberapa air terjun yang berjajar. Uniknya, air terjun ini tidak menjadi keruh meski di musim hujan. Makanya banyak turis yang datang jauh-jauh ke Kulon Progo. Tidak hanya pepohonan rindang yang indah, mereka juga membuat tempat ini sejuk di tempat teduh. Cukup berenang di kolam alami atau nikmati pemandangan di sekitar Anda dan rasa lelah Anda akan terobati secara alami. Lihat alamat dan peta Air Terjun Grojogan Sewu

Baca juga : Ubah Drive Icon

Wildlife Rescue Center (WRC)

Perbukitan Menore seluas 13 hektar telah dipilih sebagai kawasan rehabilitasi satwa liar. Namanya diubah menjadi Wildlife Rescue Center atau WRC, namun orang mengenalnya sebagai Pusat Penyelamatan Satwa Yogyakarta (PPSJ). Cagar alam ini adalah rumah bagi berbagai satwa liar, yang sebagian besar adalah orangutan. Bahkan, sebuah kubah khusus berdiameter 125 meter dibangun untuk hewan langka ini.

Kubah yang dapat menampung sekitar 200 orangutan ini meniru model habitat aslinya, yaitu hutan tropis. WRC tidak hanya sebagai tempat konservasi satwa liar, tetapi juga sebagai objek wisata edukasi dengan fasilitas seminar, outbond training, ekowisata dan akomodasi. Lihat alamat dan peta Wildlife Rescue Center (WRC).

Baca juga : Yuk kenali istri Jerinx SID

What is your reaction?

0
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Culture